Pemulung (?)
Layaknya manusia biasa, aku pun tak selalu kuat, tak selalu ceria menghadapi kehidupan..
terkadang lemah datang di saat-saat kurang tepat, merasa rapuh dan tertinggal..
butuh dekapan, butuh pelukan kasih sayang..
syukurku terus panjatkan kepada tuhan, masih kudapati pelukan kasih sayang...
mengapa kau lemah? mengapa kau rapuh? jangan kau menyerah.. bukankah semuanya pun berproses? bahkan nabi pun memerlukan 23 tahun untuk memperoleh kemenangannya, kemenangan agama Islam disebarkan dengan sebaik-baiknya...
bukan hal yang mustahil bagi Tuhan untuk membuat kekasihnya mendapatkan kemenangan langsung dalam satu hari bukan? namun.. Allah, Tuhan yang Maha Alim ingin memberikan hikmah bahwa segala hal harus berproses tak terkecuali
kupu-kupu terbang yang cantik itu, yang sering kita lihat saat kecil berproses.. bunga dan pepohonan pun berproses.. tak ayal dengan manusia biasa seperti kita pun harus berproses.. belajar berdiri, bisa berjalan, kaki kita dapat berlari, berkejaran bermain benten, mengayuh sepeda roda empat, tiga, akhirnya mahir bersepeda roda dua..
banyak proses sudah kita lewati, banyak gagal juga kita alami, jatuh dari sepeda, luka tersandung kaki sendiri, kadang batu menjadi alibi.. namun jangan lupakan kita pun pernah berhasil, membedakan huruf kapital, membuat bintang, meraih nilai bagus, pencetak gol, dan lain sebagainya..
itu semua dapat terjadi, dari hal-hal yang tidak kita sadari, dukungan orang tua, lingkungan, dan diri yang ingin terus tumbuh, memaksimalkan kesempatan yang datang pada diri ini..
semua kesempatan dan informasi kita kumpulkan untuk keluar dari keterpurukan, layaknya seorang pemulung, memulung kesempatan baru, mencari informasi baru, untuk mencetak keberhasilan lainnya..
kita semua adalah pemulung di arena juang masing-masing, jangan pernah berhenti mencari, jangan takut ambil segala opportunity, jangan malu bertanya segala informasi, itu manusiawi..
kita semua adalah pemulung, pengumpul yang ulung.
Comments
Post a Comment